Surat #105 Ben

Teruntuk: Ben

Hai, Ben! Apa kabar?

Gimana yang sekarang statusnya udah ber-bio? Semoga bahagia selalu, yah, sehat sentosa sama Ulalalalalalala. Semoga menjadi pasangan yang sakinah, mawadah, waromah. Ditunggu undangannya, Ben. Sekalian undang kita, yah, para cewek yang pernah lo PC. Kali aja bisa jadi bridesmaids, kan. Kita gak iri, kok, cuma seneng aja akhirnya ada yang kunciin lo. Continue reading

Surat #104 Anon

Teruntuk: Anon

Dari awalnya yang gakenal, jadi kenal dan jadi gakenal lagi.

Kita sering chat tiap hari walaupun seringnya pas malem aja, saling tukeran cerita keseharian masing-masing, ngereceh dan ngelawak bareng walaupun galucu samsek. Kita sama-sama ketawa (lu harus tahu, buat gua, lu selalu lucu), sering bergadang buat nemenin lu nugas, dan kadang gua bantu tugas lu. Continue reading

Surat #99 Noctis

Teruntuk: Noctis

(1) Surat Tagihan

Dengan hormat,

Bersaman dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa menurut catatan pernyataan yang saya miliki, Anda masih memiliki kewajiban untuk menceritakan hal yang seharusnya Anda ceritakan. Mengingat saat ini telah 1 hari melewati batas waktu yang saya sepakati sendiri, dengan surat ini saya harap, Anda dapat menceritakan hal yang seharusnya Anda sampaikan tanpa pengurangan sedikit pun, terimakasih. Continue reading