Surat #1040 My Best Buddy

Teruntuk: My Best Buddy

Dear My Best Buddy,

Hai, Raja. Lagi ngapain lo malam ini? Mungkin lagi ngerjain laporan sambil dengerin lagu. Mungkin juga lagi salat tahajud. Atau. Mungkin lagi berbaring di tempat tidur lo sambil megangin foto dia, ya?

Setelah dua tahun terakhir ini kita berteman dekat, gue cuma mau bilang terima kasih buat semuanya. Kadang kita sering banget adu argumen, dan kadang berhenti kalo lo bilang “Zzz, terserah.”

Kadang kita berantem, baweeel banget sampe semua orang ketawa.

Kadang lo juga nyariin gue. Buat diajak berantem maksudnya. Ha-ha-ha-ha.

Kadang gue juga butuh lo.

“Duh, Raja mana, ya?”

“Raja besok ke mana? Ada kelas gak?”

“PKM, nggak?”

“Temenin gue makan di TA dong,”

“Abis latihan, makan yuk!”

Atau gue yang selalu butuh telinga lo saat itu juga buat dibisikin hal-hal yang tiba-tiba lewat di pikiran gue, dan lo saat itu juga memberi telinga lo untuk mendengar.

Duh, kangen….

Kangen….

Duh,

stop, gue mau ngelanjutin suratnya.

Raja Sayang, selama satu tahun kedepan kita akan berada di dalam satu divisi. Kita akan buat proker bareng, dan pasti bekerja, bernyanyi dan berlatih bareng. Raja, pesan gue, jangan mengesampingkan kuliahnya demi choir, ya. Ingat, kan, beberapa minggu yang lalu lo telepon gue terus nangis karena ga mau ngecewain orangtua lo soal IPK? Malem itu gue kaget denger lo nangis, sekaligus seneng, sih, lo mau nangis di depan gue. He-he.

Raja, lo harus bisa tumbuh jadi Raja yang kuat, jadi pemimpin dan jadi contoh. Gue ngerti emang kuliah di Teknik ga gampang. Tapi, seperti yang selalu gue bilang ke elo, apa pun pilihan lo, gue akan selalu setia di samping lo untuk support lo. Jangan lupa untuk semua pilihan yang akan diambil, didoakan siang dan malam, yaaa…

Raja, ini gue beliin lo hadiah.

Hadiahnya note book, bego. Bukan celana gemes.

BTW, lo beneran gemes pas make celana gemes. Apalagi kalo ukurannya kekecilan. He-he. He-he. He-he. He-he. He-he.

Ya, udah, lanjut suratnya.

Lucu, deh, tadi gue jalan-jalan di Gramedia, terus ketemu note book warna merah, warna kesukaan lo, kan? Sebenernya gue beliin ini karena teksturnya, sih. Enak dipegang. Gue tahu lo orang yang suka ngeraba-raba sesuatu (what?????)

Bercanda….

Seperti kebiasaan lo yang suka megang telapak tangan sendiri. Jadi, ya, gitulah. Ngerti gak? Biar note book-nya aja yang dipegang.

Oh, iya, Raja…

Jangan banyak bengong, ya, gue tau ada banyaaaaaaaak banget hal yang lo pikirin. Gue suka memperhatikan di saat di keramaian, pandangan lo malah kosong, terus lo malah take a deep breath.

Besok-besok ditulis aja di note book itu, Raja.

Raja, mau tau suatu hal?

Gue kenal elo. Bukan hanya tau. Jadi, pesen gue, semoga lo bisa jadi orang yang lebih bijaksana. Karena banyak banget orang yang sayang sama lo, termasuk gue.

Ya, udah, gitu aja suratnya, sampai ketemu hari Senin, ya, Rajaaaaaaa!

P.S.: Gue lagi mikir gimana caranya biar gak kangen sama lo waktu gue magang???!?!?!?!?!?!

Jakarta, Minggu tengah malam.

With love, Your Friend.

Untuk user SayaApp atau Hoomn yang ingin ikutan menulis surat di event #TerimaKasihSayaApp, kalian bisa baca ketentuannya di bawah ini, ya! Tabik!

Undangan Menulis Surat di Event Terakhir: #TerimaKasihSayaApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*