Surat Spesial #1 Panggil Aja Gajah

Teruntuk: Panggil Aja Gajah

Hello there! How r u today?

Aku harap kamu sehat. He-he. Basa-basi banget, Brengsek. Nah berhubung ini event surat terakhir di SayaApp, as u wish i’m gonna write a letter for you 🙂

Ini bermula ketika di post salah satu user Jakarta bernama J e r k. Ya, Si brengsek ini memang teman lama gue dan cukup akrab sampai sekarang. Ketika itu dia memposting sedang berada di salah satu universitas ternama di Indonesia, katanya, sih, lagi nemenin temen gue juga yaitu user bernama Dus-k. Ketika itu gue sedang asik comment-commentan bareng temen-temen gue dan tiba-tiba, ada satu user yang bilang ingin sekali keluar untuk hangout karena dia sedang bosan di rumah. Nah, ini dia Si Gajah. Lalu gue ajaklah dia untuk ketemu sekedar hangout karena kebetulan saat itu kantor tempat gue bekerja letaknya nggak begitu jauh dari tempat tinggal dia.

Saat itu, gue langsung PC dia dan menanyakan “Jah? Jadi mau ketemuan?” Dia balas dengan positive vibes dan mengiyakan pertanyaan gue. Singkat cerita, saat gue udah mau siap-siap pulang kantor dan sudah jalan menuju meeting point–di mana kita janjian ketemu, yaitu salah satu tempat makan Fast Food Zionis (He-he.. sorry, Oom becanda). Gue PC lagi dia dan menanyakan “Jah, gue udah di tempat ketemuannya, nih.” Namun nggak ada balasan apa pun dari dia. Gue pun mulai bingung, ini beneran ngajak ketemu apa guenya yang kegocek? Gue PC terus dan gue tanya dia di mana, sampai akhirnya gue memilih untuk pulang 🙂

Tapi. Setelah gue sudah berjarak nggak jauh dari rumah, gue lihat ada notif dari SayaApp; dan, itu dari dia. Dia bilang dia ketiduran dan minta maaf semaaf-maafnya orang minta maaf yang pengen dimaafin. (Ga, deng, bohong). Ya, intinya dia minta maaf bangetlah. Singkat cerita, akhirnya besok harinya kita jadi ketemuan. Yeayy! *lebay, Brengsek* Saat pertama ketemu, dia minta dijemput, dong, dari abang Grab yang nganterin dia. Ya, udah, akhirnya gue jemput, deh, lalu akhirnya kita berbincang hangat sampai waktu menunjukkan pukul 10 malam lewat berapa menit.. ga tahu udah lupa. Lalu gue mengantar dia sampai ke mall yang kebetulan berdekatan dengan rumah dia. Saat gue tanya kenapa turun di sini; katanya, ortunya lagi ada di situ dan dia disuruh untuk nyusul ortunya.

Setelah kami sama-sama pulang, di saat perjalanan pulang, something happened to me. Yap, gue kecelakaan ketika sudah dekat dengan rumah–kalo kalian inget kenapa dagu gue diperban, ya, ini alasannya. Singkat cerita, dia khawatir gue ga ada kabar samsek “Kok belum ngabarin samsek, ya?” “Apa gue segitu jeleknya, ya, sampe abis ketemu ga mau chat lagi :(“ Padahal di saat itu gue lagi operasi. Setelah selesai operasi, gue langsung bales chat dia dengan mem-foto kondisi dagu gue saat itu dan dia shocked as fuck. Ha-ha-ha. B aja. Masih hidup ini, kan?

Dan dari saat itu komunikasi mulai semakin intens dan, ya, akhirnya jadian, dah, gue, dah, kelar. Eee kagak, becanda masih lanjut, nih.

Setelah dia akhirnya ke Bandung (lagi) untuk lanjutin kuliahnya, kita akhirnya LDR Bekasi-Bandung. Singkat cerita, karena saking kangennya, gue nekat ke Bandung nyusulin dia bawa motor. He-he. Gimana? Sudah jadi anak touring banget belom gue?

And now singkat cerita (lagi) *singkat cerita mulu lo, Tolol* So many stories about up and down about this relationship, you know I love u, right? And I hope u so. Please stay with me until the last breath. Happy Mensiversary 4month sweetheart!! And um.. ah.. Happy Birthday to you too!! Cie 19 tahun, nih. Udah, yah, segini aja ya ngetiknya? Lu tahu, kan, gue bodoh. He-he-he. Yaudah segitu aja, yah.

I LOVE YOU SO MUCH, xoxo.

P.S.: Thank you to Saya App karena udah ya.. seenggaknya bikin gue bahagia ada dia sekarang. Terima kasih juga buat Oom yang udah sempatin waktunya buat bikin Event terakhir ini, meskipun gue selalu bilang App kalian ini sampah but, thanks… a lot for all the memories yang udah gue dapet setelah meng-install SayaApp ini. Buat anak-anak #sekut jangan gara-gara ni App di-shut down, temenan kita juga, ye, awas aje lo pada. And as always, see u in the real life suckers! get life y’all fucktard.

Tertanda: Nimbus Kontolanus Pepekolatus Bronkitus Mampus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*