Surat #662 Tuan atau Nona

Teruntuk: Tuan atau Nona

Ijinkan aku menumpahkan keluh kesah di sini, ya, Tuan atau Nona.

Pagi ini aku lagi-lagi membuat orang yang kucintai murka.

Ibu.

Bahkan dalam beberapa menit, aku sempat membencinya, memaki-maki dan berpikir bahwa ia selalu begitu, berpilih kasih. Selalu lebih mencintai anak lelakinya ketimbang aku, anak perempuan satu-satunya.

Lalu aku bercermin, apa benar ibu yang selalu begitu, atau aku yang selalu membenci ibu? Hingga segala hal yang ia lakukan terlihat tidak begitu adil untukku?

Mungkin.

Lalu aku kembali pada sore hari kemarin, ketika aku merasa begitu damai hanya karena angin sore yang menerpa wajahku dengan hangat.

Rasanya menyenangkan, serasa begitu bebas.

Mungkin karena sudah lama aku tidak merasakan angin sore dan kebebasan dari bilik sempit kamarku.

Aku selalu bingung apa yang membuat aku gak pernah merasa 100% bahagia.

Kenapa aku selalu merasa, aku ini nggak pernah dicintai, bahkan pada orang-orang yang sudah pasti mencintai aku.

Aku aneh.

Memang.

Aku bahkan benci jadi diriku sendiri.

Aku ingin sekali jadi oranglain, selalu.

Kenapa? Entahlah, segala hal yang aku lakukan rasanya begitu buruk buatku, nggak ada bagus-bagusnya.

Rasa-rasanya aku nggak pantas berada di antara lautan manusia, di dalam bumi, di mana pun.

Berada dekat dengan orang-orang kadang membuatku sakit. Kadang. Sering.

Aku merasa nggak ada seorang pun yang mengerti aku, yang mengerti aku, ya, cuma aku.

Aku ingin sekali menghilang dari bumi.

Tertanda:

~

Untuk user SayaApp atau Hoomn yang juga ingin berbagi tulisan (boleh berupa surat, opini, cerpen, kegelisahan, puisi, informasi event, tugas survey dsb), kalian bisa baca ketentuannya di bawah ini, ya! Tabik!

Undangan Berbagi Tulisan di Sayaappgossip.id kepada Para User SayaApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*