Surat #430 Bonnie (6)

Teruntuk: Bonnie

Hai, Wanita berinisial (A), apa kabar?

Semoga lebih baik dari kemarin, ya.

Surat yang kemarin sudah aku baca, kok, aku juga sudah menduga surat pertama yang aku terima itu dari kamu, dan gak nyangka, yah, kamu sangat ingat tentang percakapan kita saat itu. Dan maaf kalo memang percakapan aku ke kamu sangat datar. Jujur, saat itu aku hanya mencoba untuk menghibur kamu dan menjadi pendengar yang baik, walaupun aku gagal. He-He.

Dan gak nyangka juga kita bisa saling mengenal walaupun kamu bilang aku curang, karena cuma aku yang tau siapa nama asli kamu sedangkan kamu tidak tau siapa nama asli aku. Padahal aku ingin memberi tau kamu, siapa aku, dan bertatap muka bahkan berjabat tangan tapi entah itu hal yang mungkin atau tidak? Dan setelah aku baca surat dari kamu kemarin, aku berasa menjadi seorang lelaki yang egois yang memaksa kamu untuk tau siapa aku? Tapi kamu percaya, kan, jika Tuhan mengijinkan kita untuk bertemu, walaupun hanya sebatas bertatap muka dengan menikmati kopi hangat dan percakapan sederhana untuk saling mengenal diri kita masing-masing.

Jujur, saat aku install AppHoomn, aku tau kamu hanya sebatas membaca typing kamu pada kolom komentar dan sajak yang kamu tulis sampai akhirnya kita personal chat dan pecakapan awal yang aku ingat: “Eh, kok, lu bawel, yah, banyak nanya mulu” Itu kalimat pertama yang kamu tulis pada pesan pertama yang kamu kirim ke aku.

Perihal percakapan “Aku maunya kita sama-sama terus, selamanya” dan kamu menggaris bawahi kalimat “selamanya” yah aku tau, gak ada hal yang selamanya tapi aku bisa menyakini kamu, walaupun kalimat “selamanya” suatu hal yang ambigu buat kamu.

Dan terima kasih, loh, sudah menjadi teman baik aku di dunia maya walaupun aku sebenernya ingin kenal kamu di dunia nyata, apakah kamu berkenan?

Aku hanya bisa mengingatkan kamu jangan terlalu sering tidur terlalu larut, jaga kesehatan kamu,kejar cita-cita kamu dan aku yakin kamu gadis yang cerdas. Dan sebenernya banyak yang ingin aku ceritakan ke kamu, tapi entah itu kapan bisa aku ceritakan, yang terpenting kamu sudah bisa bahagia, kan? Telah menemukan sosok lelaki idaman yang kamu banggakan dan aku akan selalu mendo’akan yang terbaik buat kamu.

Eh, kamu gak perlu khawatir dengan pertanyaan kamu yang menanyakan kabar aku? Aku baik-baik aja kok, dan kalau sempat aku akan install App ini lagi untuk menemani kamu chat atau via email, lebih seru sepertinya? Karena aku tau kamu wanita yang dengan sifat moody yang mungkin  butuh teman untuk bercerita dan aku siap untuk itu, jujur sih, aku juga kangen dengan App ini dengan berbagai jenis postingan di Te-eL dan user-user yang unik-unik mungkin seperti kamu ehe-he.

Mungkin ini yang bisa aku tuliskan melalui surat, terima kasih sudah memberi warna dalam ceritaku di dunia maya.

Semoga sukses dan bahagia selalu, semoga kita bisa bertemu di lain waktu, ya, Sayang!

 Tertanda: Richeese Nabati

~

Untuk user SayaApp atau Hoomn yang ingin ikutan menulis surat juga di event #30HariSayaAppMenulisSurat, kalian bisa baca ketentuannya di bawah ini, ya! Tabik!

#30HariSayaAppMenulisSurat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*