Surat #416 Bagianku yang Bersembunyi di Balik Sepiku

Teruntuk: Bagianku yang Bersembunyi di Balik Sepiku

Hai, Kau! Sudah berhasil memasuki duniaku kali ini?

Apa yang kau lihat? Kau cari kebahagiaan? Tidak ada.

Mungkin yang kau temukan hanya sepi yang semakin membelenggu.

Apa yang kau inginkan dari diriku, sesungguhnya?

Apa yang menarik dariku hingga kau semakin memeras kehidupanku? Apa lagi yang ingin kau ambil?

Kau tutup kedua mataku dan dibawa aku menghilang, apa itu cukup menarik?

Berjalan dengan diriku tetapi terarah dengan jiwamu, bukankah kau sudah puas?

Lalu, kapan kau pergi? Di saat aku mulai lelah dengan segala penanggungan hidup atas tingkahmu dengan beberapa jiwa yang lain, apa kau tak bosan?

Semenarik inikah hidupku, hingga disana, kalian, sudah berani beradu untuk memilikinya?

Katakan, apa yang kalian inginkan? Tak bisakah kalian menghinggapi dunia lain, yang jauh lebih indah dibanding dengan hidupku.

Ya, kamu, yang sudah berhasil masuk hari ini. Bisa ini jadi yang terakhir? Bisakah kau ajak temanmu yang lain untuk pergi ke duniamu?

Tapi tunggu, semalam kau itu siapa? Bellinda? Maria? Adam? Pras? Atau siapa?

Siapapun itu, kuharap ini yang terakhir. Aku ingin tertidur dengan jiwa dan raga yang bersatu dan terbangun dengan diriku yang sesungguhnya.

Tertanda: Je

~

Untuk user SayaApp atau Hoomn yang ingin ikutan menulis surat juga di event #30HariSayaAppMenulisSurat, kalian bisa baca ketentuannya di bawah ini, ya! Tabik!

#30HariSayaAppMenulisSurat

1 Comment Surat #416 Bagianku yang Bersembunyi di Balik Sepiku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*