Surat #390 Wanita dengan Lima Lagu Raisa, Lulu

Teruntuk: Wanita dengan Lima Lagu Raisa, Lulu

Ini surat kedua saya untuk kamu.

Saya ga tau kenapa saya harus buat surat kedua ini. Tangan dan hati ini bergerak dengan sendirinya tanpa harus dikomando oleh siapa pun.

Lu, kamu membalas surat saya yang pertama, kan? Itu kamu sendiri yang nulis, kan, bukan kucing bermata biru yang selalu kamu banggakan?  Ah, pertanyaan bodoh, mana mungkin kucing bisa menulis surat, ya. Saya baru tau, menulis surat  tidak semudah membaca di account Sajak Liar, ya.

Sebenarnya tujuan saya menulis ini untuk menjelaskan apa yang selama ini ada di hati saya, yang mungkin tidak lagi saya bisa sampaikan dengan seharusnya. Kamu tau kenapa saya selalu berusaha untuk membuat kamu kesal terhadap saya? Karena saya ingin sedikit mengusik kenyamanan kamu di hari yang nyaman di antara banyaknya lelaki di dekatmu. Saya tau, konyol sebenarnya. Tapi ini satu-satunya cara untuk kamu melihat sedikit di belakang kamu.

Kamu tau? Mungkin bicara saya sedikit kasar tapi saya ingin kamu tau begitulah cara saya peduli dengan kamu. Tapi kali ini mungkin bicara saya sudah keterlaluan, dan saya minta maaf atas semua itu. I really sorry.

Ah, ini akan jadi akhir surat saya kali ini atau mungkin benar-benar jadi surat terakhir dari saya untuk kamu. Karna semua ga bisa dipaksakan, kan?

Sometimes that thing you’re searching for your whole life is right by your side and you never seen it.

Saya menyerah bukan karna lelah. Tapi menurut saya mengejarlah secukupnya, dan menurut saya ini sudah cukup.

Tertanda: Pria yang Selalu Tenggelam di Kolom Chat Linemu

~

Untuk user SayaApp atau Hoomn yang ingin ikutan menulis surat juga di event #30HariSayaAppMenulisSurat, kalian bisa baca ketentuannya di bawah ini, ya! Tabik!

#30HariSayaAppMenulisSurat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*