Surat #97 Golove (3)

Teruntuk: Golove

Kayak hujan di depan rumah. Kalau lagi panas pasti kita tungguin. Biar dingin aja, biar ga panas-panas banget.

Kayak matahari di pagi hari, kalau dia gak bersinar, ibu-ibu gak bisa tahu, deh, kapan waktu yang tepat buat belanja sayur.

Kayak bulan di tengah malam, sinarnya terang, kan? Buat menemani orang-orang yang tak bisa melihat biar mereka tahu, bahwa pada saat gelap pasti selalu ada setitik cahaya.

Hai, Lop, mungkin ketika lo baca surat ini akun gue udah ga ada. He-he. Makasih buat beberapa hari yang bermakna. Maaf gabisa menghibur lo saat lo sedih. Maaf kalau gue ada salah. Kayak bunga yang selalu membutuhkan cahaya dan air, sama kayak lo yang selalu membutuhkan teman untuk menikmati hidup, itu kata lo. Dan gue ngerasa kayak teman lo sejauh ini. He-he.

Kayak yang gue bilang, jangan fokus sama diri sendiri. Take a time to look around. Banyak yang sayang sama lo dan mungkin gue salah satunya. Sorry. Seperti kura-kura yang berjalan pelan menuju lautan lalu hilang ditelan air. Di sinilah gue berada, menjadi kura-kura tersebut dan ternyata telah sampailah gue di lautan dan saatnya gue untuk menghilang.

Tapi inget, seperti bintang yang jatuh di malam hari. Dia akan datang tiba-tiba tanpa kita meminta. Kalau ada waktu, gue akan sapa lo kembali, di sini. Makasih, Golove, untuk semuanya.

PS: Makasih Amer dan Jasjus, yang sudah membuang waktu membaca bio yang tidak menarik waktu itu, kalian cocok.

Tertanda: ?

~

Untuk user SayaApp atau Hoomn yang ingin ikutan menulis surat juga di event #30HariSayaAppMenulisSurat, kalian bisa baca ketentuannya di bawah ini, ya! Tabik!

#30HariSayaAppMenulisSurat

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*